8 Kesalahan Yang Harus Anda Hindari Dalam Mempelajari Bahasa Asing

8 Kesalahan Yang Harus Anda Hindari Dalam Mempelajari Bahasa Asing

Belajar bahasa baru bisa menjadi momok yang menakutkan bagi siapa pun. Dari menghapal kata-kata baru hingga menelusuri aturan tata bahasa, terdapat daftar panjang hal-hal yang harus Anda lihat untuk mempelajari bahasa baru.

Pembelajar bahasa baru kadang-kadang melakukan kesalahan konyol yang hanya membuang-buang waktu dan mengurangi rasa percaya dirinya.

Terdapat 8 kesalahan serius yang harus Anda hindari ketika mempelajari bahasa asing:

Mengacaukan Tata Bahasa

Tata bahasa adalah unsur penyusun setiap bahasa Oleh karena itu, ketika Anda memulai perjalanan untuk mempelajari bahasa baru, rintangan pertama akan selalu berupa tata bahasa, dan di sinilah kebanyakan pembelajar bahasa melakukan kesalahan. Aturan tata bahasa berbeda pada setiap bahasa dan menguasai semua aturan tersebut hanyalah baru setengah jalan menuju keberhasilan.

Bagi pembelajar bahasa baru, penting untuk mengetahui jenis-jenis kata yang berbeda sekaligus penggunaannya dalam susunan kalimat. Baik itu bahasa Inggris, bahasa Italia, bahasa Perancis atau bahasa Spanyol, setiap bahasa memiliki seperangkat aturan khususnya, dan penting untuk sepenuhnya menyadari semua aturan tersebut.

Mengabaikan Potensi Teknologi

Pendekatan tradisional terhadap pembelajaran bahasa baru tidak lagi berlaku sekarang ini. Berlalulah sudah hari-hari dimana Anda menghabiskan waktu selama berjam-jam menuliskan arti kata-kata atau mengalami kelelahan mata karena membaca setumpuk buku, panduan tata bahasa, kamus dan thesaurus.

Sekarang ini Anda dapat dengan mudah menjumpai sumber daya teknologi untuk meningkatkan proses pembelajaran bahasa Anda. Terdapat aplikasi, artikel atau blog atau forum sosial daring dimana Anda dapat menemukan harta karun berupa panduan bermanfaat mengenai beragam bahasa.

Mengesampingkan Budaya Bahasa Asing

Inilah salah satu kesalahan umum yang dibuat orang ketika mempelajari bahasa asing. Ingatlah bahwa bahasa adalah bagian yang tak terpisahkan dari budaya. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengenal dengan baik berbagai aspek akar budaya dan peradaban ketika mulai mempelajari bahasa baru.

Hal ini mencakup segala sesuatunya dari orang-orang dan sejarah hingga kesenian dan kerajinan. Ketika Anda sudah mengenal dengan baik semua aspek mendasar budaya tersebut, maka semakin mudah bagi Anda untuk sepenuhnya memahami suatu bahasa dan mempelajari penggunaannya.

Kekurangan Pendekatan Holistik

Mempelajari bahasa asing bukan hanya sekedar mengikuti kursus atau membaca buku. Malahan, pembelajaran bahasa asing lebih mengenai memanfaatkan setiap peluang yang dapat memperkaya pengetahuan Anda tentang bahasa sasaran. Daripada hanya bergantung pada upaya meningkatkan kosakata atau memperbaiki tata bahasa Anda, Anda perlu menyelami segala hal yang dapat menumbuhkembangkan pengetahuan dan keterampilan Anda, terlepas apakah hal itu menuntut kita untuk menonton film, membaca buku, dll.

Meremehkan Peran Berbicara dan Mendengar

Pembelajar bahasa baru cenderung untuk melakukan kegiatan membaca dan menulis esai yang hanya memperpanjang proses pembelajaran. Ingatlah bahwa bahasa memiliki empat bagian inti yang mencakup membaca, menulis, berbicara dan mendengar.

Semua keempat komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain dan sama-sama menuntut perhatian Anda. Hanya karena mendengar dan berbicara adalah tugas yang menyita waktu, Anda tidak dapat mencoretnya dari jadwal belajar harian Anda.

Bergantung Terlalu Banyak pada Pembelajaran Kosakata

Inilah salah satu kesalahan paling umum dalam mempelajari bahasa asing. Pembelajar bahasa baru seringkali berpikir bahwa membangun kosakata adalah cara termudah untuk mempelajari bahasa baru.

Ingatlah bahwa mempelajari bahasa baru bukan hanya sekedar menghapal kata-kata baru tapi juga mencakup berbagai hal penting lainnya seperti susunan kalimat, penggunaan tanda baca, dan pengucapan.

Bekerja Terlalu Keras untuk Mempelajari Bahasa Tersebut

Belajar bahasa apapun bisa menyenangkan pada awalnya. Akan tetapi, pembelajaran bahasa baru secara perlahan-lahan akan menjadi membosankan ketika pembelajar bahasa tersebut merasa bahwa bahasa tersebut terlalu sulit untuk dipelajari. Oleh karena itu, pembelajar bahasa tersebut akan berusaha mati-matian untuk menguasainya, yang akhirnya membuatnya semakin frustasi. Inilah mengapa penting agar Anda menghiasi tugas ini dengan kegiatan menarik untuk menjaga agar diri Anda tetap termotivasi untuk semakin lebih mempelajarinya.

Misalnya, Anda dapat mendengarkan musik atau menonton film dalam bahasa sasaran Anda. Demikian pula halnya, Anda dapat menulis blog tentang kegiatan harian Anda atau berkawan dengan penutur asli bahasa tersebut. Untungnya, internet menawarkan semua pilihan ini tanpa mengharuskan Anda untuk melakukan pekerjaan fisik.

Mendaftarkan Diri di Lembaga Yang Hanya Mengajarkan Anda Tata Bahasa

Siswa seringkali melakukan kesalahan dengan mendaftarkan diri di lembaga yang hanya menekankan penggunaan tata bahasa dan tidak menawarkan hal apapun tentang aspek lain dari bahasa Ketika mempelajari suatu bahasa, penting untuk menyelami kosakata, bunyi, frasa dan slang bahasa tersebut sebelum langsung terjun kedalam sesuatu yang begitu rumit dan logis seperti tata bahasa.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak mendaftarkan diri di lembaga semacam itu yang hanya bisa mengajarkan Anda tata bahasa tanpa membuat perbedaan berarti pada bagian penting lainnya dari bahasa sasaran Anda.

Mempelajari bahasa baru bersifat produktif hanya ketika Anda menghindari melakukan kedelapan kesalahan di atas.

Anindyatrans adalah kantor jasa penerjemah tersumpah yang dapat menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya, dan juga beberapa bahasa lain yang dapat diterjemahkan. Anda bisa menghubungi di nomor 081310304594 Anindyatrans Kantor Penerjemah Tersumpah 8 Bahasa di 8 Kota Indonesia. 

 

 

Leave a Reply